PEREKONOMIAN INDONESIA
PERTAMBANGAN

Nama :
Lindatus Sholihah
NPM : 26214087
Kelas :
1EB02
Pertambangan
Harga batu
bara semakin terpuruk sejumlah tambang terancam tertutup
Bisnis tambang batu bara semakin terpuruk akibat rendahnya harga batu bara. Asosiasi Pertambangan Batu
Bara Indonesia (APBI) mencatat sekitar 40 persen tambang di Indonesia telah menghentikan
kegiatan produksi.
"Selama satu tahun, 40 persen perusahaan-perusahaan sudah stop produksi. Apa gulung
tikar atau tidak, yang jelas mereka sudah stop produksi," kata Wakil Ketua APBI Pandu Sjahrir saat berbincang di Kantor Toba Bara, Wisma Bakrie 2, Jakarta pada Senin, 23 Maret 2015 Pemutusan hubungan kerja (PHK) pun tak terhindari. Tambang ditinggalkan para pekerja,yang tersisa hanya 1-2 orang yang menjaga perusahaan. Pandu menyebutkan, penghentian operasi paling banyak terjadi Sumatera yaitu
mencapai 50 persen dari total tambang batu bara di wilayah itu.
"Kalau di Kalimantan 20-30 persen sudah stop produksi," ungkap dia.
Pandu yang menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Toba Bara Sejahtra Tbk (Toba Bara) ini menyebutkan, dalam dua tahun terakhir harga batu bara telah turun dari US$ 100 per ton
hingga di bawah US$ 60 per ton. Salah satu penyebabnya yaitu melimpahnya pasokan batu bara di pasar internasional.
"Salah satu sumber terbesar adalah sisi over suplai dan itu mungkin dari Indonesia sendiri,"
ujar Pandu.
Jika dilihat dalam lima tahun terakhir, lanjut dia, pertumbuhan produksi batu bara Indonesia
mencapai 10-15 persen. Selama kurun waktu dua tahun terakhir, produksi batu bara nasional naik
dari 350 juta ton menjadi 420 juta ton.
Sedangkan dari sisi permintaan dari negara-negara seperti Jepang dan India, menurut Pandu, sudah cukup baik. Meski ada pelemahan permintaan di China.
"Jadi kalau dilihat, ke depan ini sumber pelemahan harga batu bara adalah dari sisi suplai," pungkasnya.
http://www.kabarenergi.com/berita-harga-batu-bara-semakin-terpuruk-sejumlah-tambang-terancam-tutup.html
Review artikel pertambangan :
(What) Apa yang menjadi masalah didadalam artikel
tersebut?
Sejumlah tambang terancam tertutup
(Where) Dimana masalah itu terjadi?
Di negara Indonesia
(When) Kapan masalah itu muncul?
Saat harga batu bara mengalami
penurunan
(Who) Siapa yang harus menanggung akibat dari
masalah tersebut?
Para penambang batu bara Indonesia
(Why) Kenapa masalah itu bisa terjadi?
Akibat turunnya harga batu bara,
melimpahnya suply di batu bara internasional, sehingga para penambang batu bara
stop berproduksi
(How) Bagaimana pertumbuhan batu bara Indonesia dan
Internasional saat ini?
Jika dilihat dalam lima tahun
terakhir, lanjut dia, pertumbuhan produksi batu bara Indonesia
mencapai 10-15 persen. Selama kurun waktu dua tahun terakhir, produksi batu bara nasional naik
dari 350 juta ton menjadi 420 juta ton.
mencapai 10-15 persen. Selama kurun waktu dua tahun terakhir, produksi batu bara nasional naik
dari 350 juta ton menjadi 420 juta ton.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar